Mau Si Kecil Jadi Kreatif? Dorong dengan 7 Cara Ini!

Dummy

Anak yang kreatif dan banyak akal pastilah dambaan setiap orangtua. Begitu pula Anda. Tapi ingat, anak yang kreatif ini tidak bisa diciptakan secara instan. Perlu dorongan dan waktu agar mereka terbiasa dan menjadi bawaan mereka. Nah, di bawah ini ada beberapa cara yang bisa Anda terapkan untuk mendorong mereka menjadi kreatif.

Bila dalam prosesnya mereka malah jadi kotor-kotoran dan bau, Anda tak perlu khawatir. Sekarang telah hadir DOREMI Thomas & Friends yang pastinya akan selalu menjaga kesegaran mereka. Dengan wangi buah-buahan yang segar dan kandungan aloe vera-nya, anak-anak pasti suka. Apalagi produk ini aman dan tidak pedih di mata mereka.

  1. Sediakan Ruang

Cara Pertama yang bisa Anda gunakan untuk mendorong kreativitas si kecil adalah dengan memberi mereka ruang. Biarkan mereka memiliki ruang bermain sendiri yang bisa mereka gunakan untuk apapun. Entah itu mencoret-coret, atau menyusun mainan mereka. Tak perlu ruangan yang besar. Kecil saja sudah cukup.

  1. Bercerita pada Mereka

Tak perlu buku dongeng ataupun video yang menceritakan kisah hebat untuk membangun karakter hebat dalam diri anak-anak. Cukup Anda sendiri yang bercerita. Cerita yang luar biasa yang keluar dari mulut Anda bisa membantu membakar kreativitas anak.

Jadi, jika Anda ingin anak menjadi kreatif, maka buat kebiasaan menghabiskan waktu dengan Anda dan banyak-banyaklah bercerita tentang hal yang hebat. Ini akan mengembangkan imajinasi mereka. Bila Anda melakukannya secara rutin setiap hari, malah bisa membuat ikatan Anda dengan mereka jadi lebih kuat.

  1. Fokus pada Proses

Jika Anda ingin menjadikan anak Anda kreatif, Anda jangan menuntut banyak pada mereka. Jangan perhatikan hasil tapi perhatikan proses yang mereka lakukan. Seperti keinginan mereka melukis atau menggambar. Tak peduli hasilnya mau bagaimana, yang jelas mereka sudah mencobanya.

  1. Tak Apa Bila Tak Sepaham

Berikan anak Anda kesempatan untuk mengekpresikan pemikiran yang berbeda dengan pemikiran Anda. Tak masalah bila tak sepaham. Dengarkan apa yang mereka katakan dan dorong mereka untuk melakukannya. Namun bila tak sepaham, Anda boleh meralatnya. Tentu saja menggunakan cara yang sopan dan tegas.

Namun, bila masih tak menemukan jalan keluar akan proses pemikiran Anda, Anda bisa mencoba dan membantu mereka untuk membuktikan hasil pemikirannya. Biarkan mereka melihat hasil dari pemikiran mereka sendiri.

  1. Membuat Seni

Cara terbaik untuk mengembangkan kreatifitas anak adalah dengan mendorong mereka membuat seni. Untuk memulainya, Anda bisa memancing mereka mengunjungi berbagai pagelaran pameran seperti lukisan dan lainnya. Mereka nantinya ingin mencoba sendiri dan di sinilah proses kreatif itu dimulai.

  1. Biarkan Mereka Menjelajahi Ide Kreatifnya

Berikan mereka kebebasan dalam mengekplorasi ide-ide kreatif mereka. Jangan paksa mereka melakukan hal yang Anda ingini. Misal Anda ingin mereka menjadi pelukis tapi mereka mau jadi pemusik. Anda tak boleh memaksanya untuk melukis. Malah, ada baiknya Anda mendukung minatnya dalam musik tersebut.

  1. Jangan Takut Mereka Bosan

Banyak orangtua menanggapi kebosanan anak dengan menyediakan berbagai infrastruktur seperti permainan atau bahkan hiburan berbasis teknologi. Tak ada salahnya sebenarnya. Namun, Anda perlu ingat bahwa waktu yang tidak struktur seperti ketika bosan bisa membuat anak tertantang dengan diri mereka sendiri.

Anak-anak membutuhkan waktu yang tidak berstruktur sebagai waktu latihan berpikir. Bila mereka tak mempunyai waktu seperti ini, mereka malah tidak akan pernah belajar mengelolanya dengan baik.

Proses kreatif pada anak memang agak sulit. Anda bisa membantunya dengan 7 cara ini. Jangan takut mereka kotor saat bereksplorasi karena ada shampoo anakm sabun, dan pewangi dari DOREMI Thomas & Friends yang menjaga kesegarannya. Melalui program #GreatAdventureAwaits dari DOREMI, anak Anda juga diajak untuk berpetualang seru tanpa takut kotor guna mengembangkan kratifitasnya.